Menjadi Orangtua yang Ikhlas

Kesadaran saya tentang pentingnya skill ini mencuat secara kuat di detik detik menjelang pernikahan. Sebuah pertanyaan muncul: Pak Agus udah ikhlas belum ya ngelepas aku nikah,, Ibunya mas suami udah ikhlas belum ya anaknya nikah sama aku... sampe akhirnya kami menikah dan memiliki buah hati. dan kami menyadari bahwa keikhlasan adalah life skill yang berguna …

Continue reading Menjadi Orangtua yang Ikhlas

Selamat Malam, Bidadariku

Ini adalah malam ke-2065 aku berada di sampingmu. Setelah menggendong tubuh mungilmu ke tempat tidur, berbagi cerita dan cita sembari membelai rambut ikalmu, kemudian mengakhirinya dengan doa dan kecupan di keningmu, aku tertidur. Namun aku akan selalu terbangun. Tiga puluh menit setelahnya, ketika dengkuran halusmu mulai terdengar merdu, aku terbangun. Hanya demi memandangi lelapmu dan …

Continue reading Selamat Malam, Bidadariku

Karir Utama

Ini adalah catatan refleksi saya 5 tahun lalu, sepulang dari kuliah nutrition and dietetic di KU Leuven. Masih relevan, apalagi ditambah peran sebagai ibu saat ini. Jadi emak kudu pintar wkwkkw. **   Kurang lebih 24 jam yang lalu saya mengikuti kuliah Nutrition and Dietetic di Kawasan Gasthuisberg, Leuven, Belgia. Kawasan rumah sakit yang terintegrasi dengan kampus …

Continue reading Karir Utama

Tak Bisa Menunggu (1)

Pagi cerah, perkutut di depan rumah berkicau, buah ceri mulai bergrelantungan di pohon penyejuk halaman depan rumah, gemericik aliran sungai kecil di samping rumah melengkapi kehangatan mentari Sabtu itu. Riana menyesap teh hangat favoritnya, kamomile plus setangkup roti bakar nutela. Sarapan yang ditemani oleh majalah kesayangannya.   Bel berbunyi. Riana tak bergeming, ia terlalu asik …

Continue reading Tak Bisa Menunggu (1)

Tak Bisa Menunggu (2)

Jakarta, Desember 2013.   Assalamualaikum,   Setidaknya sekarang aku mengerti. Meskipun, setidaknya ini dari sudut pandangku. Mengapa engkau tidak pernah datang dan menyampaikan apa yang kau rasakan. Sebab aku tidak pernah pantas untuk itu. Untuk mendengarnya pun tidak, apalagi untuk bersanding denganmu. Kau mahasiswa berprestasi kampus ternama bangsa ini, kau menjadi ketua BEM fakultas, bahkan …

Continue reading Tak Bisa Menunggu (2)

Stiker Pembangun Karakter

Siapa yang sering kewalahan menghadapi aneka rupa keinginan anak? Mulai dari kebutuhan dasar seperti mau makan dan buang air, sampai kebutuhan tersier bahkan kadang cenderung “berlebihan”? Siapa yang tak jarang bingung mendisiplinkan anak? Atau kalaupun berhasil, kedisiplinan ditegakkan dengan kekerasan dan teriakan? Saya dan suami pernah mengalami itu semua. Sebagai orangtua muda yang baru memiliki …

Continue reading Stiker Pembangun Karakter

Perempuan: Pendidikan atau Keluarga (?)

Atau? Kenapa harus ada pilihan pada dua hal yang sebenarnya bisa digabungkan? Ya, alangkah indahnya jika kedua hal itu bisa ditemukan dalam sesosok pribadi: perempuan berpendidikan yang membangun keluarganya. Sebelum berkelana lebih jauh lagi, mari sejenak merenungkan kembali tujuan dan makna pendidikan yang sebenarnya. Saya mengutip tujuan pendidikan yang dicanangkan oleh Diknas, yakni mengembangkan potensi …

Continue reading Perempuan: Pendidikan atau Keluarga (?)