Sharing dan Bedah Buku Online

Sharing dan Bedah Buku “Terima Kasih Bapak”
Oleh: Yosay Aulia

screenshot_20180224-215513749587645.png
skrinsut an dari IG hahaha

(Ini adalah materi untuk sharing session dengan Komunitas Serdadu Aksara)

Assalamualaikum,
Selamat malam waktu Indonesia, selamat pagi siang dan sore untuk belahan bumi lainnya.

Salam kenal, saya Yosay Aulia, penulis buku Terima Kasih Bapak.
Pertama, saya mengucapkan terima kasih untuk kesempatan yang diberikan untuk bisa berbagi cerita dan proses penulisan buku ini. Format penyampaiannya akan seperti forum tanya jawab, sehingga penjelasannya tidak bias. Langsung aja yaa..

disclaimer: ini rangkuman pertanyaan yang sering saya terima

img_20180122_172016_9372024655669.jpg
Buku solo perdana, alhamdulillah

1. Buku ini bercerita tentang apa sih?
Buku ini banyak bercerita tentang proses Pendidikan seorang ayah kepada anaknya (dalam hal ini, anak perempuan). Ada beberapa tema yang diangkat dalam buku ini. Misalnya pendidkan agama, budaya literasi, hidup bertoleransi, dan semangat kerja keras. Tema tersebut diangkat karena dianggap sangat relevan dengan kehidupan di berbagai zaman.

2. Kenapa menulis buku ini?
Karena, cerita tentang pentingnya pendidikan dari seorang ibu sudah banyak disoroti dan dibahas; sedangkan pentingnya dan efek positif dari sentuhan pendidikan seorang ayah jarang dibahas. Citra yang sering dibangun dari figur ayah adalah teman bermain bagi anak laki-lakinya (yang masih kecil), tapi kadang suka jadi teman berdebat saat mereka beranjak dewasa. Bagi anak perempuan, seorang ayah sering dicitrakan sebagai sosok pahlawan atau the first love. Sebenernya nggak salah juga sih, karena di buku ini pun saya juga menceritakan sisi romantisme hubungan ayah-anak (perempuan). Tapi saya lebih banyak menekankan efek positif yang dihasilkan dari hubungan ayah-anak yang sehat.

3. Latar belakang lain penulisan buku ini?
Pertama, karena saya melihat beberapa teman sepermainan saya banyak yang tumbuh tanpa sosok ayah yang menyenangkan dan dihormati. Akibatnya mereka tumbuh jadi anak yang kehilangan identitas dan sulit menemukan “rumah untuk pulang dan bertanya”.
Kedua, sedihnya teman-teman saya itu kini telah menjadi orangtua juga dan kadang saya melihat sisi yang “bolong” dari ketiadaan peran ayah di karakter mereka.
Ketiga. Saat merantau ke Eropa, negara yang sangat menekankan pentingnya keseimbangan peran ayah ibu dalam pendidikan anak, saya melihat perbedaan yang sangat signifikan. Kalau melihat kuliah dari Ibu Elly Risman tentang pentingnya sosok ayah dalam Pendidikan karakter, hal itu banyak saya temui di sini.
Keempat. Ajaibnya, ketika merantaulah saya kembali menemukan bukti kebenaran dan hasil dari nilai-nilai positif yang lama ditanamkan oleh ayah saya. Saya sendiri merasa takjub saat menemukannya, karena awalnya saya kira hal itu hanya ada di teori parenting saja atau di negara maju saja. Ternyata, saya telah merasakannya sejak lama. Saya memiliki rumah untuk “pulang”.

4. Apa yang ingin disampaikan melalui buku ini?
Poin utama buku ini adalah, menjadi ayah yang menyenangkan sekaligus dihormati dan patut dijadikan teladan itu tidak membutuhkan biaya mahal. Tapi membutuhkan kesadaran bahwa anak adalah investasi tak ternilai. Sehingga mau menyediakan waktu, mau belajar apa saja untuk membesarkan jiwa dan memperbaiki diri agar jadi teladan.

5. Proses menulis buku ini berapa lama?
Naskah mentah ditulis dalam waktu 30 hari saat mengikuti program mentoring menulis online. Setelah proses self-editing, saya mengirimkan ke elexmedia dan mendapatkan jawaban dari penerbit setelah 2 bulan (kalau ga salah ingat). Total dari proses menulis naskah sampai terbit di toko buku: 10 bulan. Tapii..
Proses pengikatan maknanya sudah dilakukan sejak SD. Saya hobi menulis diari sejak SD. Banyak hal saya tulis, mulai dari gaya parenting orangtua saya, masalah di sekolah, teman dan sahabat, sampai target hidup. Nah dari kebiasaan itulah saya belajar untuk lebih banyak merasakan dan mencatat hal yang memperkaya jiwa. Untuk apa? Untuk bisa memiliki pandangan dan pemikiran yang dalam tentang kehidupan.

6. Bukunya bisa beli dimana?
Sekarang sudah tersedi di gramedia seluruh Indonesia. Harga Pulau Jawa 44.800. bisa ditemui di bagian new arrival atau section self-improvement (pengembangan diri). Atau bisa cari langsung ke komputer pencarian atau tanyakan ke customer service.

Terima kasih atas waktunya untuk mengikuti materi ini. Silakan kalau ada pertanyaan, atau bagi yang sudah membaca, silakan berbagi bagian mana yang paling berkesan saat dibaca?

@yosay_aulia

signature yosay aulia blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s